Senin, 01 Oktober 2018

Kepemimpinan dan Prilaku Birokrat dalam Skala Prioritas


3wb-Media, Potianak. Melihat faktor suksesnya suatu lembaga pemerintahan bisa dari beberapa aspek, apakah output yang dihasilkan, atau mungkin profesionalitas dalam menjalankan kelembagaan yang menjadi perhatian. Yang harus tetap menjadi perhatian adalah bagaimana para birokrat memahami hakikat dari suatu jabatan pemerintahan yaitu "melayani". Terkadang kultur senioritas dalam suatu jabatan kelembagaan birokrasi pemerintah, menjadi patologi birokrasi tersendiri. Muncul yang namanya arogansi sikap dalam memimpin lembaga pemerintahan, atau sifat ingin dilayani yang muncul ketika menduduki jabatan tertentu. Hal ini lumrah terjadi mengingat, oranisasi atau lembaga itu adalah wadah yang didalamnya banyak individu dengan karakter yang berbeda.

Stephen P. Robbins mengembangkan model 3 level dalam mempelajari perilaku manusia dalam organisasi melalui tiga tingkatan analisis yaitu:

  1. Tingkatan Individu: karakteristik bawaan individu dalam organisasi.
  2. Tingkatan Kelompok: dinamika perilaku kelompok dan faktor-faktor determinannya
  3. Tingkatan Organisasi: faktor-faktor organizational yang mempengaruhi perilaku.
Selengkapnya...

Kamis, 04 Mei 2017

Alumni FISIP UNTAN Garap Buku Sosial Perkebunan Kelapa Sawit

3wb-Media, Pontianak, Berdasarkan pengalaman pribadi Tri Wibowo mencoba menuangkan apa yang ia rasakan sebagai pekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit kedalam sebuah buku, mengingat banyak permasalahan sosial yang seharusnya menjadi pelajaran kita bersama dalam menyikapi berkembangnya perkebunan kelapa sawit di Indonesia khususnya Kalimantan Barat.

Alumni Fisip Untan ini juga berharap agar bukunya kelak bisa menjadi reverensi kepustakaan bagi kalangan yang membutuhkan, mengingat masih jarang tulisan yang membahas terkait dengan kondisi sosial perkebunan kelapa sawit. "buku yang sedang saya garap akan membahas segala aspek, baik positif dan negatif perkebunan kelapa sawit, juga tidak mendukung atau menjatuhkan pihak tertentu, semua murni saya coba bahas secara holistic" ujarnya kepada 3wb - Media.

Pria asal Sintang ini juga berharap agar permasalahan - permasalahan sosial yang kerap hadir dilingkungan perkebunan kelapa sawit dapat diselesaikan bersama melalui pendekatan kekeluargaan mengingat tujuan dari investasi perkebunan kelapa sawit juga memiliki tujuan adanya pembangunan yang menyeluruh baik pendapatan masyarakat, dan pembangunan daerah. hal tersebut juga sedikit dibahas didalam tulisannya kelak.

"saya berharap, tidak banyak kendala dalam penerbitan buku yang sedang saya garap. secara pribadi tujuannya adalah murni untuk sharing akan pengalaman, bukan untuk kepentingan bisnis dan lain-lain" ucap nya.


Selengkapnya...

Kamis, 17 Januari 2013

ITJ Pontianak in Action

3wbMedia-Pontianak. Dengan berbekal Iman dalam Islam sekelompok pemuda di Pontianak berkumpul dalam sebuah diskusi dengan tema Liberalisasi Agama. Pembahasan kemudian melebar pada penyebaran paham aneh oleh lembaga liberal yang di pelopori Ulil Absor Abdalah dan kawan-kawannya dalam sebuah wadah bernama Jaringan Islam Liberal atau biasa dikenal dengan JIL. Sabtu 23 Juni 2012 adalah pertemuan pertama yang membahas terkait dengan gerakan seperti apa yang akan di lakukan guna membangun opini masa bahwa Liberal adalah paham buruk yang merusak aqidah Islam. Bertempat di Musholla Nuruddin FISIP UNTAN, pertemuan pertama tersebut mendapat respon positif untuk menyatukan aksi dalam gerakan #IndonesiaTanpaJIL Chapter Pontianak (#ITJ#PontianakMovement).
Hingga sekarang ITJ Pontianak aktif menggaungkan bahwa paham Liberal adalah salah dengan beberapa kegiatan seperti Diskusi, Siaran Radio, dan pembagian buletin atau flayer pada masyarakat.
untuk bergabung dalam gerakan ini silahkan like FunPage #ITJ#PontianakMovement dan follow Twitter @ITJPontianak.



Selengkapnya...

Rabu, 05 Desember 2012

Pembalap Indonesia Berlaga di GP Tahun Depan

3WB Media- Nasional, MotoGP musim 2013 bakal menjadi spesial bagi dunia balap Indonesia. Pasalnya, pebalap Rafid Topan Sucipto dan Doni Tata Pradita bakal turun di kelas Moto-2 untuk dua tim yang berbeda.

Moto-2 merupakan ajang balap bergengsi yang berada satu tingkat di bawah MotoGP. Rafid Topan Sucipto (17) memang sudah sering berlaga di ajang supersport 600 cc di Qatar. Ia merupakan juara bertahan di kejuaraan Petronas Asia Road Racing kelas underbone 115cc. Rafid akan membalap dengan nomor 97 dan bertandem dengan Anthony West di bawah payung tim Qatar Motor and Motorcycle Federation.

Sementara Doni Tata Pradita juga resmi terdaftar di daftar pebalap yang dirilis FIM. Doni akan mengenakan nomor tujuh bertandem dengan Rattahpark Willairot di bawah payung Federal Oil Gresini Moto2. Doni Tata bukan orang asing dalam balapan MotoGP. Sebab, ia pernah mengaspal di kelas 250 cc pada 2008 lalu. [Abd] Selengkapnya...

Jumat, 30 November 2012

Kal-Bar Peringkat 7 Penderita HIV

3WB Media - Kal-Bar, kali ini prestasi buruk ditunjukan oleh provinsi di tanah borneo ini. dalam memperingati hari HIV internasional yang jatuh pada 1 Desember, Kal-Bar menempati peringkat ke 7 penderita HIV se Indonesia. berikut data provinsi penderita HIV AIDS tahun 1987 hingga September 2012:

1. Papua (7572 kasus)
2. DKI Jakarta (6299 kasus)
3. Jawa Timur (5257 kasus)
4. Jawa Barat (4098 kasus)
5. Bali (2939 kasus)
6. Jawa Tengah (2503 kasus)
7. Kalimantan Barat (1699 kasus)
8. Sulawesi Selatan (1377 kasus)
9. Riau (755 kasus)
10. Sumatera Barat (715 kasus)
Sumber: Data KEMENKES
Beberapa kasus terbesar terdapat di Kota Singkawang. Salah satu penyebarah HIV Aids di Kal-Bar juga di sinyalir akibat terbuka luasnya jalur transportasi antara Malaysia, Brunai, dan Indonesia. Ada pula anggapan bahwa penyebaran HIV karena maraknya TKI Indonesia yang mecari nafkah di negara tetangga. Kasusus yang mulai membesar adalah pergaulan bebas, dan kenakalan remaja. Nyaris mayoritas pengidap HIV (ODHA) berusia dibawah 20 tahun.

Upaya pemerintah untuk mengurangi HIV dengan cara menyebarkan kondom secara gratis, bukan merupakan solusi jitu yang langsung menyelesaikan masalah. Akar masalahnya tidak dapat dicabut dengan hanya membagikan alat kontrasepsi hina tersebut. Hal ini seolah berbalik arah menjadi program pemerintah yang mendukung adanya sex bebas dikalangan remaja Indonesia. pembinaan karakter yang berkesinambungan, serta penanaman nilai realigi untuk lebih dekat pada Allah SWT, dapat dimulai dari tingkat pendidikan dan sosialisasi secara berkala. Karena permasalahan HIV Aids bukan hanya permasalahan kesehatan belaka, namun menyangkut karakter individu untuk mengendalikan diri di dalam lingkungan. [abd]

3WB Media [Politic, Religion, and Education to Independent Information] Selengkapnya...